• 0721.703193
  • gentiaras@gmail.com
  • Bandar Lampung, Lampung

SPM_ STIE Gentiaras

Sistem Penjaminan Mutu (SPM)

Secara umum yang dimaksud dengan penjaminan mutu pendidikan adalah suatu proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan secara konsisten dan terus menerus berdasarkan kemampuan internal perguruan tinggi, sehingga stakeholders memperoleh kepuasan. Pelaksanaan dan implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) adalah aspek yang menentukan dalam peniningkatan daya saing perguruan tinggi. Untuk itu STIE Gentiaras perlu meningkatkan kinerjanya di segala aspek dengan melakukan penjaminan mutu (quality assurance) yang berkelanjutan.

Informasi Kepala: Dr. Yunada Arpan, S.E., M.M.

Sistem Penjaminan Mutu (SPM) STIE Gentiaras adalah kegiatan sistemik penjaminan mutu secara berkelanjutan yang diwujudkan dalam bentuk siklus kegiatan penjaminan mutu. Desain dan implementasi SPM STIE Gentiaras didasarkan pada konsep manajemen SPMI Kemenristekdikti yang berorientasi pada Visi dan Misi STIE Gentiaras. SPM STIE Gentiaras dirancang dan dilaksanakan untuk menjamin penerapan SPM pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mencapai Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu yang ditetapkan. Penerapan SPM di tingkat Sekolah Tinggi, program studi dan unit-unit pelaksana dilakukan untuk menjamin kesesuaian dan kepastian terhadap norma, standar, pedoman dan manual yang berlaku di STIE Gentiaras.

Lembaga penjaminan mutu pada tingkat Sekolah Tinggi di STIE Gentiaras adalah Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Adapun tugas SPMI adalah:

  1. Merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan penjaminan mutu.
  2. Menyusun perangkat pelaksanaan penjaminan mutu.
  3. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan penjaminan mutu.
  4. Melaksanakan dan mengembangkan audit internal.
  5. Melaporkan pelaksanaan penjaminan mutu kepada ketua
  6. Menyiapkan SDM penjaminan mutu (auditor).

Penjaminan mutu di STIE Gentiaras dilakukan secara berjenjang. Pada tingkat Sekolah Tinggi, kebijakan dan standar mutu Sekolah Tinggi dikembangkan sebagai acuan mutu pada level yang lebih rendah di seluruh unit kerja. Di tingkat Institusi merumuskan kebijakan, standar dan manual mutu. Di tingkat program studi merumuskan kompetensi lulusan dan spesifikasi program studi yang mengacu pada kebijakan sekolah tinggi.